Lab 12 - Router OS Services / Layanan Router OS

  LAB 12
Router OS services / Layanan Router OS


Siswa mampu memahami dan mengkonfigurasikan  Router OS Services / IP services :

Mengetahui port defaul service: API, SSH, FTP, TELNET, WWW


Jelaskan langkah konfigurasi Router OS Services :

 

  1. Masuk ke RouterOS : Buka terminal atau aplikasi SSH dan masuk ke perangkat RouterOS dengan memasukkan alamat IP perangkat, username, dan password. 


  1. Pilih Layanan : Tentukan layanan yang ingin Anda konfigurasi. Misalnya, Anda ingin mengkonfigurasi layanan DHCP. 

 

  1. Konfigurasi Layanan : 

DHCP Server : Untuk mengkonfigurasi DHCP server, Anda perlu menentukan interface yang akan digunakan untuk menyebarkan alamat IP (misalnya, ether4), rentang alamat IP yang akan dialokasikan, gateway, dan DNS.

“ip dhcp-server add interface=ether4”

“ip dhcp-server setup”



Firewall : Untuk mengkonfigurasi firewall, Anda dapat menambahkan aturan-aturan tertentu untuk mengizinkan atau memblokir lalu lintas.

“ip firewall filter add chain=input protocol=tcp dst-port=80 action=accept”

 

 

5.       Uji Layanan : Setelah konfigurasi selesai, pastikan untuk menguji layanan tersebut untuk memastikan bahwa mereka berfungsi seperti yang diharapkan.  


Buat  laporan dan kesimpulan   :

  1. Pendahuluan :

RouterOS MikroTik menyediakan berbagai layanan dan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengelola jaringan mereka dengan lebih efektif. Layanan ini mencakup routing, firewall, DHCP, VPN, dan banyak lagi.

  1. Layanan RouterOS MikroTik

Routing: RouterOS menyediakan berbagai protokol routing seperti static routing, OSPF, dan BGP untuk mengatur pengalihan paket data di jaringan.

Firewall: Fitur firewall pada RouterOS memungkinkan pengguna untuk mengatur kebijakan keamanan untuk melindungi jaringan dari serangan luar dan mengontrol lalu lintas data.

DHCP: RouterOS dapat berfungsi sebagai server DHCP untuk mendistribusikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat dalam jaringan.

VPN: RouterOS mendukung berbagai protokol VPN seperti PPTP, L2TP, dan OpenVPN untuk membuat jaringan pribadi virtual yang aman.

Proxy: RouterOS dapat berfungsi sebagai server proxy untuk mempercepat akses internet dan mengurangi beban pada jaringan.

Hotspot: Fitur hotspot pada RouterOS memungkinkan pengguna untuk menyediakan akses internet publik dengan autentikasi pengguna.

  1. Kesimpulan

Layanan yang disediakan oleh RouterOS MikroTik sangat penting dalam pengelolaan jaringan yang efisien dan aman. Dengan menggunakan berbagai layanan ini, pengguna dapat memaksimalkan kinerja jaringan mereka dan menjaga keamanan informasi yang dikirim melalui jaringan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Statis dan Dynamic di PNET lab

Lab 2 - Default Konfigurasi Mikrotik